EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

3 Hektar Sawah Siap Panen Rusak Terendam Air Hujan Di Area Irigasi KM 2 Lape

3 Hektar Sawah Siap Panen Rusak Terendam Air Hujan  Di Area Irigasi  KM 2 Lape

NAGEKEO. spektrum-ntt.com || Tanaman padi siap panen di KM 2 kanan Lape dari kelompok tani "Nesi Susa 2" rusak berat setelah diterjang hujan lebat . Tanaman padi ini juga rebah dan terendam air kata pemilik sawah , Markurius Guru Du'a di area persawahan KM 2 Lape kelurahan Lape kecamatan Aesesa kabupaten Nagekeo ,(19/5/2020) .

Menurut pemilik sawah Markurius Guru Du'a menyampaikan bahwa ini terjadi di kelurahan Lape kecamatan Aesesa kabupaten Nagekeo . 

"Ada kurang lebih 3 hektar tanaman padi milik kami petani rusak , karena diterjang hujan lebat ,dan ini terjadi pada tanggal 18 sore hingga pagi hujan lebat, dan menyebabkan padi yang siap panen ini rusak parah dan terendam air.

lebih lanjut ,Markarius mengatakan bahwa padi ini kalau tidak segera panen maka akan terjadi pembusukan karena terendam air.dan selama ini kami kelompok tani "Nesi Susa 2 " masih mengantri mesin panen milik warga , ucapnya.

Salah satu tokoh masyarakat Lape , Arie Ruto meminta kepeda pemerentahan kabupaten Nagekeo dalam hal ini , Dinas Pertanian untuk segera membantu para petani di kelurahan Lape, dengan peralatan mesin panen yang ada di dinas terkait , untuk beroperasi di area irigasi KM 2 Lape ,sebab kalau tidak secepatnya panen maka para petani di KM 2 Lape akan mengalami kerugian besar ,"Ujar Arie .

 Ia juga mengaku, akibat tanaman padi ini rebah diterjang hujan, maka diperkirakan hasil panennya, akan menurun sekitar 20 persen, dibandingkan saat panen normal ,"ucap Arie.

Plt. Kepala Dinas Pertanian kabupaten Nagekeo, Ir klementina dawo yang dihubungi media lewat Waatsap menyampaikan bahwa , yang jelas kami siap membantu petani di KM 2 Lape dengan peralatan yang ada . Kebetulan mesin panen milik dinas pertanian ini sedang beroperasi di Boanio ,tapi saya sudah hubungi bagian yang menangani peralatan ini untuk menunda panen yang di Boanio ,"tuturnya .

Sudah saya sampaikan ke Pa Bupati bahwa sekitar satu atau dua jam lagi alat panen yang dari Boaniao akan tiba di area irigasi KM 2 Lape ,dan tentunya kita dahulukan para petani yang padinya sudah rebah semua itu," tutup Ir klementina dawo .

 

penulis Ubaldus

editor EppyM Photo Istimewa