EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

Ada Apa?? Pater Bollen Misionaris Jerman Minta Donatur Batalkan Donasi ke YASPEM

Ada Apa?? Pater Bollen Misionaris Jerman Minta Donatur Batalkan Donasi ke YASPEM

SIKKA. Spektrum-ntt.com ||Pater Heinrich Bollen, SVD misionaris asal Jerman yang mengaku sebagai Pendiri dan pemilik Yayasan Sosial Pembangunan Masyarakat (YASPEM) Sikka Meminta kepada pihak penderma untuk mengalihkan dana warisan yang bernilai kurang lebih 11 milyar rupiah kepada rekeningnya. Penderma yang dimaksudkan yakni ibu Gerda Bill di Jerman.

Surat yang bernomor 01/PHBSVD/X/2020 yang ditandatangani oleh Pater Heinrich Bollen, SVD tertanggal 25 Oktober 2020 yang diterima oleh awak media pada Minggu, 22 November 2020 menjelaskan tetang permohonan pengalihan uang warisan dari penderma bapak Hubert Kansy yang bernilai miliaran rupiah ke rekening Pater Heinrich Bollen.

Permohonan ini didasarkan pada penyampaian masyarakat dari berbagai wilayah di Maumere Flores berupa keprihatinan terhadap keadaan YASPEM yang sudah tidak lagi mengikutsertakan Pater Heinrich Bollen dalam struktur kepengurusan YASPEM tahun 2019.

Masyarakat menyatakan khawatir dan tidak percaya lagi terhadap para pengurus dan manajemen YASPEM yang baru. Kekuatiran masyarakat bahwa dana tersebut tidak bermanfaat bagi umat dan masyarakat di Flores jika tidak melalui pengawasan dan pengendalian Pater Heinrich Bollen, SVD.

Lebih lanjut dalam surat tersebut, Pater Bollen mengatakan bahwa jika uang tersebut dikirim ke rekningnya melalui 'Steyler Missionare Bank', maka uang tersebut akan dikelola untuk kepentingan sosial karitatif kelompok masyarakat, umat dan sejumlah panti asuhan di Flores serta lembaga sosial lokal yang dipercaya sesuai dengan proposal yang diajukan.

Sementara itu perwakilan dari tokoh masyarakat yaitu bapak Firmus Pillin Raja dan tokoh muda Albertus H. Himong yang mewakili masyarakat mengatakan bahwa mereka telah membuat pernyataan sikap dukungan terhadap Pater Heinrich Bollen, SVD. Sementara itu dalam surat pernyataan tersebut terdapat 3 poin yakni pertama menolak jika dana warisan Pater Heinrich Bollen dikirim melalui rekening YASPEM dengan alasan Pater Heinrich Bollen sudah tidak diikutsertakan dalam struktur kepengurusan baru dan menyatakan tidak percaya dengan struktur kepengurusan YASPEM yang baru tahun 2019.

Kedua, mendukung ide Pater Hendrich Bollen, SVD bahwa dana warisan itu harus dialihkan ke rekening Pater Heinrich Bollen, SVD melalui 'steyler mission ST Augustin.

Ketiga, masyarakat secara moril sangat percaya kepada Pater Heinrich Bollen dan lembaga yang direkomendasikan oleh Pater Heinrich Bollen untuk menerima dana warisan tersebut yang selanjutnya akan dipergunakan untuk misi sosial karitatif demi membantu umat dan masyarakat Flores dibawah pengawasan dan pengendalian pater Hendrich Bollen, SVD.

Sementara itu pernyataan sikap umat dan masyarakat Maumere tertanggal 24 Oktober tersebut dilampirkan dengan dukungan nama dan tandatangan dengan jumlah dukungan sebanyak 114 orang yang berdatangan dari berbagai daerah seperti dari Halehebing, Koting, Warublapi, perwakilan masyarakat Wuring dan daerah lainnya.(**/red

 

penulis Orinus

editor EppyM photo istimewa