Bupati Sikka Ingatkan PPK dan Kontraktor Agar Pekerjaan Proyek LABKESDA Tepat Waktu

BAGIKAN

SIKKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos., M. Si meresmikan pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA) Sikka, Kamis (19/8/2021). 

Peresmian LABKESDA tersebut diawali dengan doa pemberkatan yang dipimpin oleh Romo Anis Satu Ndopo, dan dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Sikka. 

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud yakni Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka bersama Staff, Rohaniwan Katolik, PPK, Kontraktor Pengawas dan Pelaksana, Para Tukang, dan Tamu undangan lainnya. 

PPK Pembangunan LABKESDA Sikka, Yan Laba mengatakan bahwa maksud dari dibangunnya proyek Laboratorium Kesehatan Daerah Sikka yakni untuk meningkatkan pelayanan rujukan pemeriksaan Laboratorium dengan berbagai pemeriksaan pasien secara langsung kepada masyarakat. 

Ia juga menyatakan bahwa tujuan dari pembangunan LABKESDA yakni membangun gedung LABKESDA yang kokoh, kuat dan berkualitas sesuai standar dan pedoman teknis bangunan LABKESDA. 

Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus menjelaskan tentang gambaran umum alokasi anggaran yang dikelola oleh Dinas Kesehatan tahun 2021 ini yakni 47 paket pekerjaan, dengan total Anggara sekitar 38 miliar lebih yang bersumber dari DAK, DAU, dan DID. Total Anggara 38 miliar lebih tersebut belum termasuk dari sumber pinjaman daerah, dan jika dimasukan dengan sumber pinjaman daerah maka totalnya yakni 74 miliar untuk tahun 2021 ini. 

Ia menyampaikan kepada para stafnya bahwa Anggara sebesar ini akan menjadi ukuran kerja Dinas, sehingga harus berproses dan bekerja dengan baik sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang baik. 

Bupati Sikka, Robi Idong mengingatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk bertanggungjawab penuh terhadap proses pembangunan LABKESDA Sikka. 

"PPK, Yan Laba, Bertanggungjawab penuh terhadap proses pembangunan Laboratorium Kesehatan Sikka", Bupati Robi menegaskan. 

Ia melanjutkan bahwa kemarin pihaknya melakukan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Paga yang nilainya kurang lebih 7 Miliar. Puskesmas Paga nantinya disiapkan untuk menjadi Rumah Sakit. 

Ia menyatakan bahwa kerja keras Dinas Kesehatan sehingga pembangunan LABKESDA terbesar bisa berhasil. Ia menjelaskan bahwa LABKESDA ini nantinya bukan hanya pemeriksaan kesehatan tetapi juga makanan dan minuman, dan ada kaitannya dengan industri Kesehatan masyarakat, juga Kesehatan ekonomi. 

Lebih lanjut Ia menyatakan bahwa selama proses pengerjaan pasti selalu dalam perlindungan Tuhan dengan waktu yang telah ditentukan. 

"Tadi Romo Anis berkat, artinya kita dalam perlindungan Tuhan, artinya pengerjaan sampai finis 150 hari. Dan stop di hari ke 150 dan sukses. Bukan minta tambah waktu lagi",Ujar Bupati Robi. 

Ia lanjut mengatakan bahwa waktu yang diberikan harus di manajemen secara baik, dan harus dijalankan secara stimulan. 

"Siap 150 hari. How to manage day to day. Itu jangan di sia-siakan. Saran saya secara stimulan sambil pelaksanaan konsultan pelaksanaan melihat kembali kalau dalam perjalanan perlu untuk diperbaiki, diperbaiki. Daripada tunggu di Pengadilan. Perbaiki di lapangan", Ujar Bupati Robi. 

Ia meminta pengawasan untuk melakukan pengawasan secara baik, dan kepada Pemerintah sebagai pimpinan wilayah, juga masyarakat umum untuk melakukan pengawasan. 

"Pengawasan pun begitu, awasi prosesnya. Juga pengawasan non formal dari masyarakat dan dari pimpinan wilayah yakni Camat, Lurah, dan Desa", Tutup Bupati Robi.(**/red 

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup