Covid-19 Melonjak, Camat Mego-Sikka Keluarkan Himbauan, Cek di Sini

Covid-19 Melonjak, Camat Mego-Sikka  Keluarkan Himbauan, Cek di Sini

SIKKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Camat Mego, Alwan Mahmud, S. E mengeluarkan pengumuman untuk masyarakat Kecamatan Mego tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Wilayah Kecamatan Mego. 

Pengumuman ini dikeluarkan dalam rangka mencegah meluasnya penyebaran Wabah Covid-19 di wilayah Kecamatan Mego, yang saat ini telah terjadi transmisi lokal yang berdampak terhadap kesehatan, Psikologis, dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat. 

Beberapa point yang menjadi ketegasan antara lain yakni pertama, mulai hari Kamis tanggal 15 April 2021 sampai dengan batas waktu yang ditentukan, diberlakukan jam malam. Semua aktivitas masyarakat di Kantor, Rumah Ibadah, Pasar, Rumah Makan, Kios, Toko, Cafe dihentikan pada pukul 18.00 (jam 6 sore). 

Kedua, Aktivitas pasar Lekebai untuk sementara di tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

Ketiga, Semua aktivitas pendidikan di semua jenjang pendidikan ( Paud, TK, SD, SMP) di wilayah kecamatan Mego khusunya sekolah yang berada di wilayah Desa Bhera diliburkan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. 

Keempat, Tidak diperkenankan untuk menyelenggarakan acara pesta arisan atau kumpul keluarga, serta perayaan lainnya baik di rumah maupun di tempat umum. 

Kelima, Jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status nya, wajib menggunakan alat pelindung diri berupa masker dan Hand sanitizer. 

Keenam, Bagi warga masyarakat baik secara sendiri sendiri maupun bersama-sama melakukan pelanggan ( tidak disiplin, tidak tertip dan tidak taat) terhadap ketentuan protokol pencegahan Covid-19, akan diberikan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Ketujuh, Petugas keamanan dan petugas kesehatan tetap memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap warga yang terpapar Covid-19 sesuai prosedur yang ditetapkan. 

Kedelapan, Kepala Desa dan RT/RW wajib mengawasi warga di wilayah nya masing-masing dan tetap berkoordinasi dengan petugas kesehatan.(**/red