Evakuasi 315 KK Terdampak Banjir di Desa Semparong- Sikka, Kini Butuh Pasokan Makanan

Evakuasi 315 KK Terdampak Banjir di Desa Semparong- Sikka, Kini Butuh Pasokan Makanan

SIKKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Sebanyak 315 KK terdampak banjir rob di Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT terpaksa dievakuasi ke gedung sekolah di desa tersebut yakni SMP Satap Semparong dan SD Semparong akibat banjir rob yang terus melanda wilayah desa yang terletak di wilayah perairan teluk Maumere.

 

416 orang diantaranya merupakan anak-anak.

 

Kepala Desa Semparong, Darman melalui pesan WhatsApp kepada media ini pada Jumat (2/4) malam mengaku, banjir rob yang terjadi pada Jumat (2/4) sore lebih parah dari kejadian sebelumnya. 

 

"Data di lapangan baru 5 rumah, umumnya semua rumah terendam rob," kata Darman.

 

Namun, Darman menambahkan bahwa pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Sikka. 

 

"Belom di laporkan ke BPBD Sikka, baru di kecamatan," ujarnya. 

 

Saat ini, kata Darman, pihaknya sangat membutuhkan pasokan bahan makanan secepatnya untuk menangani para korban terdampak banjir rob. 

 

Sebelumnya diberitakan bahwa sebanyak puluhan rumah warga di Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT terendam banjir rob yang berasal dari Laut Flores sejak 2 hari lalu. 

 

Banjir Rob atau banjir air laut yang masuk ke rumah-rumah warga diperkirakan setinggi 15 centimeter. 

 

Camat Alok, Pedro Rodriguez kepada media ini membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa saat ini banjir air laut terjadi sudah mulai berangsur-angsur surut.

 

"Itukan bulan besar atau bulan terang, tanpa gelombang atau angin, dia masuk dari tempat yang sama, dari selatan," kata Pedro Rodriguez.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh Camat Alok dari warga Desa Semparong, banjir rob terjadi pada Rabu (31/3) sekitar pukul 15.00 wita. 

 

Menurut warga, banjir rob yang terjadi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. 

 

Pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum terjadi banjir rob, ada ombak besar. 

 

Camat Rodriguez menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

 

Banjir Rob atau banjir air laut tersebut menerjang Dusun Kajoangin, dan meluap hingga ke Dusun Sukun, dan merambat ke Dusun sampe ke dusun Sambuta. 

 

Rob adalah banjir air laut atau naiknya permukaan air laut. Rob adalah banjir yang diakibatkan oleh air laut yang pasang yang menggenangi daratan, merupakan permasalahan yang terjadi di daerah yang lebih rendah dari muka air laut.(**/red