Lima Pelaku Perjalanan Dari Bima NTB ke Ende Lewat Jalan Tikus

 Lima Pelaku Perjalanan Dari Bima NTB ke Ende Lewat Jalan Tikus

ENDE.Spektrum-ntt.com || Pelaku perjalanan dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggunakan KM. Putri Sayang dengan ABK berjumlah lima orang, kembali datang ke kabupaten Ende melalui jalur tikus yaitu di pantai utara, kabupaten Ende, tepatnya di desa Ngalukoja kecamatan Maurole pada hari rabu (29/04/2020)

Pantauan media di lapangan kedatangan kelima ABK itu, diperiksa secara intensif oleh tim gugus tugas kecamatan Maurole sesuai protokoler kesehatan.

Kepala desa Ngalukoja Mohidin Moda ketika dikonfirmasi oleh media mengatakan kedatangan pelaku perjalanan dari Bima NTB ini membawah barang sembako berupa beras, garam biji, dedak dan lain sebagainya

"Kedatangan mereka merupakan hubungan bisnis, sehingga mereka membawa beras, garam biji, dedak, dan kebutuhan lainnya, tapi kita tetap melakukan pemeriksaan sesuai protokoler kesehatan yang ada, karena kita tahu NTB juga merupakan zona merah covid-19" jelas kades Ngalukoja

Sementara itu Badan Kemitraan Puskesmas (BKP) Maurole Pius Sai, mengatakan pesisir utara merupakan jalur yang kerap disinggahi pelaku perjalanan, dari berbagai daerah, maka dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kecamatan Maurole tetap melakukan pemeriksaan sesuai protokoler kesehatan yang ada, karena disadari bahwa Nusa Tenggara Barat  masuk kategori zona merah covid-19

Lanjut Pius bahwa tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kecamatan Maurole mengalami kendala dalam hal monitoring pelaku perjalanan di tengah laut, karena ada tujuh desa di kecamatan Maurole itu berada di wilayah pesisir pantai, oleh karena itu untuk membantu kerja tim gugus tugas  menyarankan kepada kepada pemerintah untuk membekalkan tim gugus tugas dengan speedboat. Ungkap Pius Sai. (**

 

Penulis A Aku Suka

 Editor Eppy M. Photo Istimewa