Ormawa Undana Aksi Tuntut Keringanan UKT Sebesar 50%

KOTA, spektrum-ntt.com | Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) Se Universitas Nusa Cendana, melakukan aksi dari Bundaran Burung Penfui hingga depan Kampus Universitas Nusa Cendana Kupang, NTT. Kamis (23/7/2020), pukul 10.00 WITA.

Masa aksi tersebut meminta pihak Universitas Nusa Cendana untuk memberikan keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada seluruh mahasiswanya tanpa syarat.

Kordinator Umum Alden Mesah, dalam orasinya menuntut pihak kampus agar tidak pilih kasih dalam keringanan biaya UKT, pasalnya dampak Covid-19 tidak hanya menyerang segelintir orang.

"Sesuai pernyataan Rektor Undana melalui media Pos Kupang per tanggal 6 Juli 2020, bahwa dengan adanya potongan itu berpotensi menghilangkan pendapatan negara, sedangkan kita tahu bersama bahwa pendapatan negara bersumber dari pajak, non pajak, dan hiba. Sehingga ini merupakan alasan yang sangat tidak logis bagi kami." Ungkap Alden Mesah, juga Ketua BEM FKIP Undana itu.

Lanjutnya, Alden mengungkapkan bahwa mereka sangat mengharapkan ada potongan uang kuliah tunggal 50% kepada semua mahasiswa Universitas Nusa Cendana, karena menurutnya hari ini Covid-19 sangat berpengaruh terhadap kesehatan juga ekonomi orang tua mahasiswa, sehingga kehadiran Perguruan Tinggi Negeri untuk membantu rakyat akar rumput.

"Dalam Permendikbud No. 25 Tahun 2020, menjelaskan untuk pemberian keringanan UKT, tapi sampai hari ini tidak menerapkan sesungguhnya Permendikbud tersebut. Kami meminta agar kampus merealisasikannya." Pinta Alden.

Selain tuntutan pemotongan UKT, masa aksi hari ini juga menuntut agar uang mahasiswa penerima bidikmisi tahun 2016, yang telah melakukan pembayaran di semester I menggunakan uang mahasiswa, dapat dikembalikan oleh pihak kampus.

Sedangkan, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Ir. Jalaludin, M. Si, mengungkapkan bahwa pihak kampus tidak bisa melakukan pemotongan Uang Kuliah Tunggal sebesar 50?gi mahasiswanya, karena tidak ada dasar hukum tentang hal itu, mahasiswa yang merasa terdampak ekonomi dari Covid-19, agar mengajukan surat permohonan keringanan UKT disertakan dengan bukti yang valid untuk diverifikasi.

Terkait mahasiswanya penerima bidikmisi tahun 2016 yang sudah melakukan pembayaran UKT di semester I, Ir. Jalaludin, M. Si mengatakan bahwa mereka akan proscek kembali.

Berikut poin-poin tuntutan masa aksi ORMAWA Se-Undana: 1). Menuntut Pimpinan Universitas Nusa Cendana Kupang untuk mencabut SK Rektor No. 416 Tahun 2020, tentang perubahan atas keputusan pemberian bantuan kepada mahasiswa aktif UNDANA yang terdampak Covid-19 dan menggantikan dengan perpotongan UKT sebesar 50%. , 2). Menuntut pengelolaan uang bidikmisi, meliputi:  a). Registrasi awal mahasiswa penerima bidikmisi tahun 2016, agar dikembalikan,  b). Voucher buku penerima bidikmisi tahun 2016 (*YT

                                            

 

 

 

 

 

 

 

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup