Perayaan Misa Pada Gereja Katedral Kupang Dilakukan Mulai Tanggal 1 Juli

Perayaan Misa Pada Gereja Katedral Kupang Dilakukan Mulai Tanggal 1 Juli

KUPANG. spektrum-ntt.com || Menghadapi Masa New Normal tanggal 15 Juni, dalam perayaan Misa belum bisa di lakukan secara tatap muka atau biasanya dalam Minggu ini Sebab sesuai surat edaran dari keuskupan Agung Kupang baru di mulai pada Tanggal 1 Juli.

Romo Hiro Nitsae, Pr. Selaku Pastor rekan Proki Kristus Raja Katedral Kupang, Kepada media menyampaikan bahwa 

Perayaan Misa Di Proki Kristus Raja Katedral Kupang tetap di lakukan secara Live streaming/ Online hingga tanggal 1 Juli mendatang sesuai surat edaran yang di keluarkan dari Keuskupan Agung Kupang. (13/06/2020)

" Misa untuk Minggu besok tetap di lakukan secara Live streaming /online, sementara kebijakan dari Keuskupan untuk di berlakukan untuk semua gereja Katolik Keuskupan Agung Kupang baru di mulai pada tanggal 1 Juli untuk situasi new normal, itu baru perayaan misa di buka untuk publik sesuai surat edaran yang di keluarkan dari Bapa Uskup" jelas Romo Hiro Nitsae. 

Lanjutnya bahwa Pesiapkan gereja untuk menghadapi misa di tanggal 1 Juli yakni sesuai protokol kesehatan dan Pemerintah selalu di terapkan pada masa berlaku perayaan misa di buka secara publik.

"yang disiapkan gereja sesuai protokol kesehatan dan Pemerintah yakni hand sanitizer, tempat cuci tangan/ ember-ember dengan air yang mengalir sehingga sebelum umat masuk untuk mengikuti perayaan misa, umat sudah mengantisipasi, serta otomatis dilakukan sistem jaga jarak karena umat di Katedral cukup banyak jadi secara otomatis akan dilakukan sistem jaga jarak" jeals Romo Hiro Nitsae

Romo Hiro Nitsae, Pr. Menjelaskan pula bahwa akan di berlakukan sistem pembagian wilayah, berdasarkan KUB-KUB, juga di buat berdasarkan surat yang di keluarkan oleh Bapa Uskup.

"Kemungkinan akan di berlakukan pembagian berdasarkan wilayah-wilayah Rohani, KUB-KUB, dan juga berdasarkan surat keputusan yang di keluarkan oleh Bapa Uskup"ungkapnya. 

Sambung Romo Hiro, bahwa misa akan di perbanyak untuk membatasi membludaknya umat dan juga akan di buat berdasarkan jadwal dan kebijakan dari Keuskupan.

Perlu di ketahui perayaan misa untuk situasi new normal nantinya akan di lakukan secara singkat sesuai protokol pemerintah dan surat edaran yang dikeluarkan oleh Keuskupan dimana perayaan Ekaristi di lakukan secara singkat demi mengantisipasi atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(**

 

Penulis:Nixon

editor EppyM Photo Istimewa