Realisasi Pencarian Dana COVID-19 di Sikka, dari Sumber DD tahun 2021 Baru 36,53 Persen

SIKKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Penyaluran Dana COVID-19 yang bersumber dari Dana Desa tahun 2021 di Kabupaten Sikka, baru terealisasi 36,53 persen atau Rp. 4.464.057.466. Dari Alokasi Dana COVID-19 yang bersumber dari Dana Desa tahun 2021 yakni Rp. 12.221.138.560. Total Alokasi Dana COVID-19 ini diambil dari 8 persen besaran Alokasi Dana Desa tahun 2021. Dari total 147 Desa yang ada di Kabupaten Sikka, dana COVID-19 sebesar 8 persen, baru dicairkan sebayak 136 Desa, sementara 11 Desa lainnya belum terealisasi proses pencairannya.

 

Hal ini disampaikan oleh TAPM TPP P3MD Kabupaten Sikka, Yulius Herta Arjunto, Jum'at (30/7/2021). 

 

Ia mengatakan bahwa sumber anggaran tersebut dialokasikan untuk kegiatan yang berhubungan dengan COVID-19 berupa pengadaan APD, Masker, dll, dan digunakan untuk menyewa kamar bagi yang terpapar COVID-19 yang ingin melakukan isolasi mandiri, dengan rincian anggaran perorang sekitar Rp. 25.000/ hari.

 

Beberapa Desa yang belum sama sekali mencairkan Dana COVID-19 dari Alokasi Dana Desa diantaranya yakni Desa Hale, Natarkoli, Tanaduen, Kangae, Pogon, Kringa, Ladolaka, Liakutu, Kowi, dan beberapa Desa lainnya. Hal ini disebabkan oleh kendala administrasi APBDes yang belum dimasukkan atau secara administrasi nya belum dimasukkan ke Dinas PMD. 

 

"Kondisi ini mungkin berkaitan dengan SPP (Surat Permohonan Pengajuan) yang belum diajukan oleh Desa. SPP itu, sebelum diajukan ke Dinas PMD, terlebih dahulu harus di verifikasi oleh Kecamatan", Ujar Arjunto. 

 

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa walaupun Dananya sudah dimasukkan ke Nomor rekening Desa, bukan berarti Dana tersebut langsung dicairkan. Prosesnya yakni SPP tersebut harus diverifikasi dan di validasi oleh Dinas PMD, baru bisa dilakukan proses pencairan. 

 

"Verifikasi dan Validasi harus melalui Dinas PMD. Setelah itu, Dinas keluarkan surat baru bisa dicairkan. Walaupun uangnya sudah di rekening. Hal ini dilakukan oleh Dinas, mungkin Dinas bermaksud agar tidak tercecer", Lanjut Arjunto. 

 

Ia berharap agar Dana COVID-19 segera dicairkan agar masyarakat bisa menerima manfaat nya. Sementara untuk melakukan monitoring dan pengawasan penggunaan Dana COVID-19 tersebut, Ia meminta kepada TPP Desa untuk meng-update realisasi penggunaan Dana Desa tersebut. (**/red 

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup