Tidak Miliki Dokumen Rapid Tes, Tim Penjagaan Perbatasan Maumere - Ende Tindak Tegas

SIKKA.spektrum-ntt.com || Tim Penjagaan di Wilayah berbatasan Maumere - Ende yang tergabung dalam Satgas COVID-19 terpaksa harus memulangkan beberapa kendaraan ke daerah asalnya. Hal ini dikarenakan pengendara kendaraan tidak memiliki Dokumen perjalanan berupa Rapid Tes atau Swab PCR.

Pantauan Media ini, Rabu (28/7/2021), Arus transportasi di wilayah perbatasan antar kabupaten Maumere menuju Ende terlihat sedikit sepih, sementara itu beberapa petugas melakukan penjagaan stand bay di lokasi sambil menahan beberapa kendaraan yang hendak keluar masuk wilayah perbatasan, dan memerikasa dokumen Rapid Tes atau Swab PCR. Beberapa kendaraan yang memiliki dokumen Rapid tes diijinkan untuk melewati perbatasan, sementara yang tidak memiliki dokumen Rapid tes atau Swab PCR terpaksa harus dipulangkan oleh Petugas.

Gabriel Pelo Penditi, Tim Satgas Perbatasan mengatakan bahwa pemeriksaan ini didasarkan pada Instruksi Kemendagri tentang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level IV COVID-19 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Instruksi Kemendagri tersebut dilanjutkan dengan Surat Edaran Bupati Sikka tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro untuk pengendalian penyebab COVID-19 di wilayah Kabupaten Sikka.

Ia menyatakan bahwa salah satu upaya pengendalian penyebaran COVID-19 di dalam surat Edaran Bupati tersebut yakni mengatur tentang penggunaan transportasi umum yang hendak keluar dan masuk ke wilayah Kabupaten Sikka harus menunjukkan hasil Rapid Antigen negatif yang berlaku 5x24 jam bagi masyarakat umum dan pelaku perjalanan di sektor esensial.

Karena itu, Ia mengatakan bahwa bagi pengendara yang tidak memiliki atau menunjukkan hasil Rapid tes maka pengendara tersebut terpaksa harus dipulangkan ke tempat asalnya, sementara yang memiliki dokumen Rapid Antigen Negatif maka akan dipersilahkan untuk melewati atau memasuki wilayah perbatasan.

Ia lebih jauh mengatakan bahwa jenis kendaraan yang masuk yakni Sepeda motor 20 buah, Pick-up 34 buah, bus 1 buah, dan truk 53 buah, ekspedisi 1 buah, dan Travel 34 buah. Sementara itu, kendaraan yang terpaksa dipulangkan yakni Mobil 6 buah, dan Sepeda motor 14 buah.

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup