YTB Kupang Dan Kipda TTS, Rintis Desa Sehat Mata Dengan Metode FGD

YTB Kupang Dan Kipda TTS, Rintis Desa Sehat Mata Dengan Metode FGD

KUPANG. SPEKTRUM-NTT.COM || Yayasan Tanpa Batas (YTB) Kupang Bersinergi Dengan Dinas Kesehatan TTS, Dan KIPDA TTS Dalam Menggelar Pelatihan Kesehatan Mata Inklusif Bagi Kader Posyandu Dan Tenaga Kesehatan Desa Di 36 Puskesmas Yang Tersebar Di Seluruh Wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain itu, YTB Kupang bersama KIPDA TTS juga menyempatkan waktu untuk membentuk Desa Sehat Mata di Desa Biloto kecamatan Mollo Selatan, kamis, 10/06/3021, dan di Desa Kuatae kecamatan Kota Soe, jumat, 11/06/2021.

Kegiatan berlangsung 2 hari berturut-turut di Aula kantor Desa masing-masing dengan metode Fokus Group Discution (FGD) di hadiri oleh Kepala Desa, para perangkat Desa, tokoh masyarakat, kader posyandu, TKD, perwakilan penyandang disabilitas, utusan pemuda dan perwakilan kaum perempuan.

Salah satu staf YTB Kupang, Johan Simenes pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa tujuan pembentukan Desa Sehat Mata adalah untuk menjadi contoh dalam hal penanganan Gangguan Penglihatan yang Inklusif di mulai dari desa dengan melibatkan masyarakat secara langsung sebagai pelaku utama.

Alumni FKM Universitas Nusa Cendana Kupang itu juga menjelaskan inti dari FGD yang menggambarkan langkah-langkah dalam mewujudkan Desa Sehat Mata.

"Desa Sehat Mata dimulai dengan pemahaman masyarakat akan dampak terjadinya gangguan penglihatan dan Katarak. Lalu semua orang harus bertekat untuk mencegahnya. Kemudian tersosialisasinya bahaya gangguan penglihatan dan katarak". Ujar Johan.

Kepala Desa Biloto, Mesak Mella, dan Kepala Desa Kuatae, Polce Nope Taifa juga menyambut baik dan mendukung penuh terbentuknya Desa Sehat Mata di 2 desa tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi terbentuknya Desa Sehat Mata dan Kami Peserta FGD akan mulai mensosialisasikan pentingnya kesehatan mata dan akan mendata warga yang mulai mengalami gejala gangguan penglihatan dan katarak untuk segera berkoordinasi dengan Puskesmas Kota SoE agar ada penanganan lebih lanjut". Ujar Kades Kuatae

Sementara itu, Ketua KIPDA TTS, Imanuel Nuban berharap banyak agar kelanjutan proggram tersebut memiliki dampak yang baik bagi masyarakat.

"Kami berharap ada pengurangan angka kebutaan dan persoalan katarak yang dimana bisa menahan atau membendung laju peningkatan angka Penyandang Disabilitas di TTS ini, khususnya yang mengalami hambatan Penglihatan". Kata Ima Nuban.

Penulis : Mega Ngefak

Editor : Eppy Manu